Ternak Domba Mampu Meningkatkan Daya Beli Masyarakat

domba4Akar persoalan terhambatnya produksi sektor pertanian secara bertahap mampu terpecahkan. Itu terlihat dari perkembangan populasi ternak domba program pemenangan kompetisi indeks pembangunan manusia (PPK IPM) bidang daya beli tahun 2007. Bagaiamana Dinas Pertanian menyukseskan PPK IPM?

Laporan Tatang Ashari dari Kuningan

BERDASARKAN laporan PPTK (pejabat pelaksana teknis) revitalisasi kelompok ternak dan teknologi pada Dinas Pertanian (Distan) Kuningan, populasi ternak domba akhir Oktober 2008 sudah mencapai 4.960 ekor dari penyebaran awal mencapai 4.200 ekor berjenis jantan, induk, dan bakalan penggemukan. Penambahan angka itu sangat bagus karena menunjukkan keberhasilan.

PPTK Distan Ir Dindin Koswara menuturkan, awalnya sebanyak 4.200 ekor domba PPK IPM daya beli tahun 2007 yang terdiri dari 600 ekor pejantan, 180 ekor bakalan penggemukan, dan 180 ekor induk itu disebar ke 20 kelompok petani di lima kecamatan. Antara lain Kecamatan Cibingbin, Cibeureum, Ciawigebang, Cimahi, dan Cigandamekar.

“Masing-masing kelompoknya terdiri dari 30 petani, dengan jatah setiap petani tujuh ekor domba. Satu pejantan, tiga induk, dan tiga lagi bakalan penggemukan. Tapi sekarang jumlahnya telah berkembang lebih jauh,” sebut Dindin kepada Radar di ruang kerjanya, Kamis (18/12).
Di tahun 2008, ungkap dia, populasi ternak domba berhasil meningkat secara bertahap sesuai harapan dengan populasi sebanyak 4.960 ekor. Jumlah itu belum terhitung dengan domba yang disembelih dan dijual. “Bagaimanapun kita harus bersyukur. Karena peningkatan tersebut telah mendongkrak daya beli petani,” kata Dindin yang juga kabid Program dan Ketahanan Pangan Distan.

Untuk memenuhi kebutuhan bibit domba berkualitas, Kabupaten Kuningan masih sangat ketergantungan dari luar daerah. Karena itu, sudah saatnya Kuningan juga memiliki sentra bibit domba berupa usaha perbibitan rakyat. Seperti halnya Garut memiliki Desa Cibuluh sebagai sentra pembibitan dan pemurnian domba garut yang diusahakan dalam bentuk usaha peternakan rakyat.

“Untuk pembentukannya kami telah mengintroduksi 360 ekor bibit ke Desa Koreak. Hasilnya, hingga kini sudah mencapai 700 ekor ternak bibit atau kurang lebih 15 persen dari kebutuhan bakalan di lokasi agrobisnis domba pada kegiatan PPK IPM,” ungkapnya.  
Menurut Dindin, program pengembangan ternak domba maupun sentra bibit domba diarahkan untuk memecahkan akar permasalahan produksi sektor pertanian. Domba yang dihasilkan oleh daerah sendiri produktivitasnya rendah karena tingkat pertumbuhannya juga relatif lambat.
“Dengan tercapainya sasaran pokok bidang agrobisnis domba, kami yakin produksi sektor pertanian secara keseluruhan akan terdorong secara berarti. Itu juga akan meningkatkan daya beli masyarakat ke depan,” pungkasnya. (*)

http://www.radarcirebon.com/index.php/200812197000/Kuningan/Ternak-Domba-Mampu-Meningkatkan-Daya-Beli-Masyarakat.html

0 Responses to “Ternak Domba Mampu Meningkatkan Daya Beli Masyarakat”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Juni 2009
S S R K J S M
     
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Arsip Dombamania

Kategori Tulisan

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 4 pengikut lainnya


%d blogger menyukai ini: